Ada 1.225 Titik Panas di Sumatra, Riau Diselimuti Kabut Asap Tipis

- Redaksi

Selasa, 8 September 2026 - 22:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

People wearing face masks tor protect smoke, pm 2.5, dust and air pollution in city, factory pipes and industrial smog vector illustration. Environment and air pollution concept background

People wearing face masks tor protect smoke, pm 2.5, dust and air pollution in city, factory pipes and industrial smog vector illustration. Environment and air pollution concept background

PEKANBARU — BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Pekanbaru mendeteksi lonjakan tajam jumlah titik panas (hotspot) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Pulau Sumatera. Berdasarkan pembaruan data hingga pukul 17.00 WIB, total titik panas yang tersebar di berbagai provinsi di Sumatera telah menembus angka 1.225 titik.

Prakirawan BMKG Pekanbaru Indah DN mengatakan Provinsi Sumatera Selatan menjadi wilayah penyumbang terbanyak dengan total 799 titik panas. Angka ini melonjak jauh dibanding provinsi lain dan menunjukkan tingginya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sedang terjadi di wilayah selatan Sumatera tersebut.

“Selain Sumatera Selatan, Provinsi Riau dan Jambi juga mencatatkan angka yang cukup signifikan. Jambi terpantau memiliki 99 titik panas, sedangkan Provinsi Riau berada di urutan kedua terbesar di Sumatera dengan total 117 titik panas yang tersebar di belasan wilayah kabupaten dan kota,” ujar Indah Selasa (8/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Provinsi Riau, sebaran titik panas paling mendominasi berada di Kabupaten Indragiri Hulu dengan total 48 titik, disusul oleh Kabupaten Siak sebanyak 22 titik, dan Kabupaten Indragiri Hilir dengan 15 titik. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra dari tim satgas darat maupun udara setempat.

Beberapa wilayah lain di Riau juga tidak luput dari sebaran titik panas meski dalam skala lebih kecil.

“BMKG mencatat Kabupaten Bengkalis memiliki 10 titik, Kota Dumai 8 titik, serta Kabupaten Kuantan Singingi dan Pelalawan masing-masing terdeteksi sebanyak 4 titik panas,” kata Indah.

Sementara itu, wilayah Riau lainnya seperti Kabupaten Rokan Hilir mencatatkan 3 titik panas, Kabupaten Kampar dan Siak masing-masing 2 titik, serta Kabupaten Kepulauan Meranti terdeteksi 1 titik. Akumulasi dari seluruh wilayah ini mempertegas meluasnya ancaman karhutla di Riau.

Dampak dari maraknya titik panas mulai mengganggu kualitas udara dan tingkat visibilitas di sejumlah wilayah Riau. Berdasarkan pembaruan data jarak pandang (visibility) pukul 16.00 WIB, fenomena asap mulai menyelimuti wilayah Kota Pekanbaru, Rengat, Pelalawan, hingga Tambang, yang mana seluruhnya mencatatkan jarak pandang terbatas hanya sejauh 5 kilometer.

Pihak BMKG Pekanbaru melalui prakirawan Indah DN mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan instansi terkait untuk tetap waspada serta meningkatkan koordinasi pencegahan karhutla.

“Masyarakat juga diharapkan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan guna mencegah memperburuk kondisi paparan asap yang kini mulai menyelimuti permukiman,” tegasnya.

Penulis : MEDIA CENTER RIAU

Editor : Amrul Rizal

Sumber Berita: MEDIA CENTER RIAU

Follow WhatsApp Channel lensapesisir.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dorong Ekonomi Berkelanjutan, Pemprov Riau Fokus Kembangkan UMKM Berbasis Syariah
LAMR dan Sejumlah Elemen Masyarakat Kembali Satukan Langkah Perjuangkan DIR
Disdik Pekanbaru Lanjutkan Pembelajaran Jarak Jauh Akibat Dampak Asap Karhutla
Sambut Wabup Tanjabbar, Plh Bupati Inhil Bahas Strategi Bersama Turunkan Stunting
Plh Bupati Inhil Hadiri Maulid Nabi di Masjid Miftahul Jannah, Ajak Jamaah Perkuat Silaturahmi dan Doakan Daerah Tetap Kondusif
Paripurna DPRD Riau Bahas Rotasi Fraksi Golkar, Sekda Syahrial Abdi Hadir
Menuju ART-TREES, Riau Perkuat Sistem MRV dan Registrasi Karbon Yurisdiksi
Sat Resnarkoba Polres Dumai Gelar Operasi Pasar Pangan Murah di Kampung Tangguh Anti Narkoba

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:31 WIB

Dorong Ekonomi Berkelanjutan, Pemprov Riau Fokus Kembangkan UMKM Berbasis Syariah

Sabtu, 12 September 2026 - 20:25 WIB

LAMR dan Sejumlah Elemen Masyarakat Kembali Satukan Langkah Perjuangkan DIR

Selasa, 8 September 2026 - 22:16 WIB

Disdik Pekanbaru Lanjutkan Pembelajaran Jarak Jauh Akibat Dampak Asap Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 22:13 WIB

Ada 1.225 Titik Panas di Sumatra, Riau Diselimuti Kabut Asap Tipis

Senin, 7 September 2026 - 19:55 WIB

Sambut Wabup Tanjabbar, Plh Bupati Inhil Bahas Strategi Bersama Turunkan Stunting

Berita Terbaru