Update Karhutla Riau: Lahan Terbakar Capai 18.770 Hektar

- Redaksi

Sabtu, 5 September 2026 - 10:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Provinsi Riau, Edy Afrizal mengatakan luas lahan terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah terus bertambah. Berdasarkan laporan harian terdapat penambahan 87,9 hektar lahan terbakar.

Yakni, penambahan luasan terbesar terjadi di Kabupaten Pelalawan, yakni 64,4 hektar. Dengan tambahan tersebut, total luas lahan terbakar di Pelalawan sudah mencapai 6.705,39 hektar.

Kemudian di Indragiri Hilir (Inhil) mengalami penambahan 10,5 hektar, sehingga total luas lahan terbakar mencapai 1.044,52 hektar. Kemudian Indragiri Hulu (Inhu) bertambah 10,5 hektar, dengan total mencapai 615,52 hektar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penambahan lainnya terjadi di Rokan Hulu (Rohul) mengalami tambahan 0,5 hektar, dengan total luas lahan terbakar mencapai 34,46 hektar. Meranti bertambah 1 hektar total 218,45 hektar, sedangkan Kuantan Singingi (Kuansing) bertambah 1 hektar, total 70,87 hektar. Namun untuk wilayah Siak, Bengkalis, Rokan Hilir (Rohil), Dumai, Pekanbaru, Kampar dilaporkan nihil penambahan lahan terbakar.

“Laporan harian ini terus berubah sesuai situasi lapangan setiap harinya. Dari data kita terima kemarin penambahan lahan terbakar sebanyak 87,9 hektar,” kata Edy, Jumat (4/9/26).

Ada pun berdasarkan total luasan lahan terbakar di Riau terhitung 1 Januari 2026 hingga sekarang, Bengkalis masih menjadi daerah dengan luasan terbesar, yakni 8.454,40 hektar. Disusul Pelalawan 6.705,39 hektar, Inhil 1.044,52 hektar, Inhu 615,52 hektar, dan Dumai 556,01 hektar.

Kemudian, Rohil tercatat 452,53 hektar, Siak 373,06 hektar, Kampar 141,66 hektar, Pekanbaru 103,33 hektar, Meranti 218,45 hektar, Kuansing 70,87 hektar, serta Rohul 34,46 hektar. Total lahan terbakar tercatat mencapai 18.770 Hektar.

“Ini data keseluruhan terhitung awal Januari 2026,” papar Edy.

Edy mengatakan perkembangan karhutla di setiap daerah terus menjadi perhatian dan penanganan dilakukan sesuai kondisi di lapangan. Baik oleh tim udara mau pun tim darat dari berbagai unsur gabungan TNI, Polri, BPBD Riau, kabupaten/kota, Manggala Agni.

“Kami terus memantau perkembangan karhutla di setiap daerah dan penanganan dilakukan sesuai kondisi serta kebutuhan di lapangan,” ujar Edy.

Penulis : Heru Maindikali

Editor : Amrul Rizal

Sumber Berita: MC Riau/mtr

Follow WhatsApp Channel lensapesisir.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Riau Gunakan X Fire dan Drone Tangani Karhutla Siak, Lima Titik Api Berhasil Dipadamkan
Dorong Ekonomi Berkelanjutan, Pemprov Riau Fokus Kembangkan UMKM Berbasis Syariah
LAMR dan Sejumlah Elemen Masyarakat Kembali Satukan Langkah Perjuangkan DIR
Jumat Keliling serentak Polres Meranti dan Jajaran Sambangi 30 Masjid, Sasar 2.400 Jemaah
Kurikulum 7 Dimensi Di Sekolah Lansia BKMT Kab. Kampar Jadikan Lansia Tangguh
Pemkab Meranti Gesa Terwujudnya PLBN Tanjung Kedabu, Perkuat Kehadiran Negara di Pulau Rangsang
Disdik Pekanbaru Lanjutkan Pembelajaran Jarak Jauh Akibat Dampak Asap Karhutla
Ada 1.225 Titik Panas di Sumatra, Riau Diselimuti Kabut Asap Tipis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Polda Riau Gunakan X Fire dan Drone Tangani Karhutla Siak, Lima Titik Api Berhasil Dipadamkan

Sabtu, 12 September 2026 - 20:31 WIB

Dorong Ekonomi Berkelanjutan, Pemprov Riau Fokus Kembangkan UMKM Berbasis Syariah

Sabtu, 12 September 2026 - 20:25 WIB

LAMR dan Sejumlah Elemen Masyarakat Kembali Satukan Langkah Perjuangkan DIR

Jumat, 11 September 2026 - 21:36 WIB

Jumat Keliling serentak Polres Meranti dan Jajaran Sambangi 30 Masjid, Sasar 2.400 Jemaah

Kamis, 10 September 2026 - 14:11 WIB

Kurikulum 7 Dimensi Di Sekolah Lansia BKMT Kab. Kampar Jadikan Lansia Tangguh

Berita Terbaru